Bimbingan Teknis Fasilitator Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA Tahun 2017

Posted by on Februari 16, 2017 in Berita

Direktorat Pembinaan SMA memprogramkan penyegaran instruktur melalui Bimbingan Teknis Penyegaran Instruktur Provinsi yang akan ditugaskan melakukan penyegaran Instruktur Kabupaten/Kota. Selanjutnya penyegaran instruktur kabupaten/kota dilakukan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Mengawali kegiatan penyegaran instruktur telah dilakukan workshop pengembangan perangkat pelatihan dan pendampingan Kurikulum 2013 SMA pada 31 Januari s.d. 3 Februari 2017 di Bogor.

Kegiatan ini memiliki tujuan, antara lain:

1. Meningkatkan pemahaman dinamika perkembangan kebijakan Kurikulum 2013, penguatan pendidikan karakter dan penerapan literasi dalam pembelajaran;
2. Meningkatkan penguasaaan perangkat dan substansi pelatihan Kurikulum 2013,
3. Meningkatkan kemampuan teknis dan kemampuan menyajikan materi dan perangkat pelatihan dan pendampingan Kurikulum 2013,
4. Meningkatkan kemampuan menyajikan perangkat pembelajaran dan penilaian Higher Order Thinking Skills (HOTS),
5. Menyiapkan suplemen materi Pelatihan Kurikulum 2013 permatapelajaran,
6. Menyiapkan fasilitator penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 tahun 2017.

Untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut, Direktorat PSMA telah melakukan review dan refleksi kegagalan pelatihan kurikulum 2013 pada tahun 2016.Terjadi distorsi yang luar biasa, terutama pada jenjang pelatihan  IK-GS. Hal tersebut nampak dari pelaksanaan pembelajaran di kelas hingga saat ini belum menunjukkan ciri khas dari kurikulum 2013, yakni 4C (Creativity, Critical thinking and problem solver, Communication, Collaboration).

Sekolah perlu melaksanakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dan literasi yang sifatnya embeded dalam kegiatan pembelajaran.  Pendidikan karakter dapat ditumbuhkan pada semua mata pelajaran (kokulikuler). PPK dapat juga dilaksanakan pada kegaiatan ekstrakurikuler. Contoh pendidikan karakter: menanamkan sikap percaya diri, jujur, disiplin, dan sebagainya. Literasi juga harus di delivered pada semua mata pelajaran. Sekolah jangan terpaku pada buku pegangan siswa. Materi ada dimana-mana, misalnya browsing materi sudah termasuk bagian dari literasi.

Secara umum dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan Bimbingan Teknis Fasilitator Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013  tahun 2017 berjalan sesuai rencana dan sesuai jadwal yang telah disusun. Hal itu terlihat dari

  • Peserta yang hadir tepat waktu dan mengikuti pelatihan dengan penuh antusias dan tanggung jawab. Jumlah yang hadir sesuai undangan.
  • Semua narasumber yang diminta menyajikan materi dapat hadir, dan 2 orang narasumber mengikuti kegiatan sampai selesai yaitu Prof Udin Winataputra dan Prof. Hamid haan
  • Produk yang dihasilkan peserta memberikan progres yang baik, meskipun perlu ada perbaikan dan penyempurnaan.
  • Terdapat guru model dan RPP model yang dapat dijadikan contoh.
  • Terdapat peserta terbaik dari setiap mata pelajaran

Alur kegiatan pelaksanaan untuk di guru sasaran telah dibuat secara rinci dilengkapi dengan  PPT.